Buah karya sahabat sajak Kholifatul Husna

Negaraku diambang pilu
Bibirku tak mampu berucap
Mengucap kalimat yang tak berlogika
Apalagi tak bermakna

Sadarkah!
Kini dunia berada pada batas diujung tanduk
Berada pada batas di ujung ufuk

Tahukah?
Kemiskinan kini melanda ibu kota
Kejahatan semakin merajalela
Korupsi semakin menggila


Baca juga puisi lainnya! Bebas Terbatas


Utang piutang tak kalah menutupi indahnya pesona dunia
Alam semesta habis terjual
Bahan sandang dan pangan habis tak tersisa

Kini aparat semakin menjadi-jadi
Menjual seluruh kekayaan yang ada di bumi
Katanya NKRI HARGA MATI
tapi rakyatnya MATI karena dikhianati

Perduli apa?
Yang katanya tanah kita tanah surga
Nyatanya tanah kita adalah tanah neraka


Lihat puisi dalam bentuk video di kanal youtube kami Lelah Bersajak


Merobek-robek semangat para pejuang
Menjual harga diri para pahlawan
Membuang orang yang paling dermawan

Beginikah para pemimpin bangsa
Contoh bagi para pemuda
Yang salah dalam membina

Negaraku diambang pilu
Jika kita manusia masih sama-sama memangsa manusia
Jika kemerdekaan dan kedaulatan tak berpihak pada bangsa yang bernegara
Mau diapakan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila?

Hidupnya manusia
Hanya berlandaskan asas-asas hukum dalam perjanjian
Berperang dalam ketidak adilan
Hidup dalam kesengsaraan


Image by Jufri Derwotubun from Pixabay


Jangan kotori negeri ini
Dengan segala asumsi
Jangan hancurkan negeri ini
Dengan segala ambisi

Satukan negeri ini dengan semangat Illahi
Jaga dan peluklah rakyat yang dikhianati
Jadikan negeri ini adil dan makmur
Hingga tiada lagi persoalan dalam sanubari

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here