Surat Al-Kahfi dan Keutamaannya

Oleh: M. Rizky Cahaya Putra

Halo sahabat sajak!

Bagaimana kabarnya?

Semoga sehat selalu, kali ini kami akan berbagi sedikit informasi tentang Surat Al-Kahfi dan Keutamaannya. Sudah penasaran? Baik langsung saja!

surat-al-kahfi-dan-keutamaannya-membaca-di-malam-jumat-dan-jumat-malam
Image by Fauzan My from Pixabay

Surat Al-Kahfi dan Keutamaannya – Banyak sekali makna dan keutamaan yang ada dalam surat dari Al-Qur’an, sehingga kita sering dengar mengenai kabar gembira atau peringatan bagi manusia sebagai khalifah (pemimpin) di bumi. Khususnya bagi orang-orang beriman dan bertaqwa, Al-Qur’an dan Hadist yang dijadikan sebagai petunjuk menuju ke jalan yang lurus dan kembali kepada Allah dalam keadaan baik. Dalam Islam, malam Jum’at atau di hari Jum’at merupakan waktu yang dimuliakan Allah dan Rasulullah. Kita dapat melakukan amalan kebaikan yang akan diberi pahala yang besar dan Allah menganugerahkan hari Jum’at sebagai sayyidul ayyam (Rajanya hari). Salah satunya dengan membaca surat Al-Kahfi.


Baca Juga: Penyucian Diri


Surat Al – Kahfi yang artinya (gua) adalah surat yang turun ke 68, menempati urutan ke 18 dari 114 surat dan termasuk golongan makkiyah (turun di kota Mekkah). Asbabun nuzul (sebab turun) surat Al-Kahfi ini berawal dari kisah 7 pemuda yang bersembunyi di dalam gua dari kejaran pihak kerajaan di negeri yang memaksa merubah keyakinan mereka dan menyimpang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang Maha Rahiim melindungi para pemuda tersebut ke dalam sebuah Gua dan ditidurkan selama 300 tahun lebih lamanya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

نَّحۡنُ نَقُصُّ عَلَيۡكَ نَبَأَهُم بِٱلۡحَقِّۚ إِنَّهُمۡ فِتۡيَةٌ ءَامَنُواْ بِرَبِّهِمۡ وَزِدۡنَٰهُمۡ هُدٗى

Artinya:

“Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk” (Q.S Al – Kahfi: 9)

Dalam ayat lainnya, Allah berfirman:

وَلَبِثُواْ فِي كَهۡفِهِمۡ ثَلَٰثَ مِاْئَةٖ سِنِينَ وَٱزۡدَادُواْ تِسۡعٗا

Artinya:

“Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi)” (Q.S Al – Kahfi: 25)

Selain itu, Surat Al-Kahfi menjelaskan kisah tentang pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir, dan kisah Dari seorang Raja seorang Muslim dan kekuasaannya yang luas di muka bumi yang bernama Raja Dzul Qornain dengan izin Allah berhasil mengurung Ya’juj Ma’juj yang merupakan bangsa yang terkenal kejam dan menghancurkan segala apapun di hadapannya. Oleh karena itu, surat Al-Kahf merupakan amalan dari Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wasallam yang sering dilakukan setiap malam jum’at ataupun hari jum’at. Ada hadist yang menerangkan keutamaan membaca surat Al-Kahfi, hadist pertama yaitu dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:


Baca Juga: Selamat Datang Bulan Suci


“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.” (Diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam Al-Mustadrok II/399 no.3392, dan Al-Baihaqi di dalam Sunannya III/249 dengan nomor.5792).

Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan banyak limpahan rahmat kepada Ummat Rasulullah di malam jum’at atau hari jumat dengan mengamalkan surat Al-Kahfi. Anjuran ini juga tidak pula memberatkan ummat agar dapat membacanya dalam sekali duduk, melainkan dapat dicicil dari ayat 1 – 110 dan rentang waktunya pun dari Waktu Ashar hari Kamis – sampai waktu Ashar hari Jum’at. dan alangkah lebih baik lagi membaca secara utuh.

Hadist kedua yaitu dari Abu Darda’ Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, niscaya dia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal. Dan di dalam riwayat lain disebutkan: “(sepuluh ayat terakhir) dari surat Al-Kahfi.”(Diriwayatkan oleh Muslim I/555 no.809, Ahmad V/196 no.21760, Ibnu Hibban III/366 no.786, Al-Hakim II/399 no.3391, dan Al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman V/453 no.2344).

10 ayat pertama ataupun 10 ayat terakhir dari surat Al-Kahfi ini merupakan amalan untuk menghindari kita dari fitnah Dajjal. Tatkala di akhir zaman sekarang ini yang harus kita lakukan adalah dengan memperbanyak amal sholeh. Maka dengan izin Allah pula kita dapat menghindari fitnah Dajjal.

Kesimpulan dari artikel di atas adalah kita dapat mengambil pelajaran dari surat Al-Kahfi yakni sebesar apapun dunia yang sedang kita jalani saat ini, teruslah memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam segala kondisi, dengan memperbanyak amal sholeh salah satunya adalah membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau Hari Jum’at dan menghafal 10 ayat pertama atau 10 ayat terakhir dari surat Al-Kahfi agar terhindar dari fitnah Dajjal. Wallahu a’lam Bisshowab

“Dzikir adalah membebaskan diri dari sikap lalai dan lupa dengan menghadirkan hati secara terus menerus bersama Allah”

Ibnu ‘Atha’illah

Itulah Surat Al-Kahfi dan Keutamaannya, mari baca al-kahfi di malam jumat dan jumat malam.
Ingin memberikan saran, kritik atau suka dengan artikel di atas. Tinggalkan komentar kalian di bawah!
Jangan lupa berbagi informasi ini kepada teman kalian!
Ingin karyanya dipublis? Kirim ke Surel: lelahbersajak@gmail.com

Daftar Pustaka :

https://abufawaz.wordpress.com/2011/12/09/hadits-hadits-shohih-tentang-keutamaan-surat-al-kahfi-

https://www.madaninews.id/8863/penjelasan-hadis-nabi-tentang-keutamaan-membaca-surat-al-kahfi-di-hari-jumat.html

https://konsultasisyariah.com/36102-baca-surat-al-kahfi-tidak-rampung-tetap-dapat-keutamaan.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here